Sejarah Desa Karangasem Pada jaman dahulu kala , belum ada jalan kereta api dan jalan beraspal juga belum ada aliran irigasi serta penerangan listrik. Pada pertengahan abad ke XV Masehi yang ditandai dengan Tahun SANGKALA yang berbunyi “ SIRNA ILANG KERTANING BUMI “, Di tanah Karangasem ini masih merupakan tanah hutan belukar berduri dan angker, serta banyak pohon asam besar , gombang- gombang, kolam dan sungai yang penuh lumpur encer ( embel ). Maka dari itu banyak terdapat kura-kura yang sebesar nyiru dan masih banyak buaya yang naik kedaratan untuk memanaskan badanya. Juga binatang liar dan buas, seperti macan, babi hutan, kijang atau menjangan, monyet, ular besar, ayam hutan dan burung hantu yang jika malam mengeluarkan bunyi yang menakutkan dan membuat bulu kuduk berdiri. Hutan di sini dari sebelah selatan seolah-olah merupakan kepanjangan dari kaki Gunung Ciremai dan rentetannya dengan Gunung Kromong dan Gunung Guo Dalem. Menurut cerita, hutan disini tempa...
2.3.1. Letak Geografis Kodisi geografis Desa Karangasemberada di Ketinggian tanah dari permukaan laut 25 M, Banyaknya curah hujan 2600 mm/tahun, Tofografi Dataran rendah, Suhu udara rata-rata 28°- 32°C dan Orbitasi (jarak dari Pusat Pemerintahan Desa/Kelurahan) : a. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 1 Km b. Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten : 7 Km c. Jarak dari Ibukota Kabupaten / Propinsi : 120 Km d. Jarak dari Ibukota Negara : 250 Km Desa Karangasem terdiri dari 3 Dusun dengan 6 Rukun Warga (RW) dan 27 Rukun Tetangga (RT). Desa Karangasem memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut : Sebelah Utara : Desa Kedungsana Sebelah Timur : Desa Gombang Sebelah Selatan : Desa Karangmulya Sebelah Barat : Desa Plumbon dan Kebarepan Secara visualisasi, wilayah administratif dapat dilihat dalam peta wilayah Desa Karangasem sebagaimana gambar 1 : Gambar : 1 Peta Administratif Desa Karangase...
Komentar
Posting Komentar